Selasa, 29 Maret 2011
Andai Aku Menjadi....
Jumat, 04 Februari 2011
Jawabannya adalah DOA.

Hmm.. sejak sore td gw mikir.. mikir dan terus mikir. Entah sampe kpn hal yg gue pikirin itu ketemu jawabannya..

Minggu, 09 Januari 2011
Mengenai Sahabat yang Baik-Sigalovada Sutta
Hmm.. abis cariin artikel buat adik sepupu soal "Sigalovada Sutta" buat pelajaran agama Budha di sekolahnya. Awalnya ga ngerti tp stlh baca, isi pelajarannya bagus. Hehehe..
Sigalovada sutta ini berisikan percakapan Sang Buddha dengan seorang kepala keluarga yang masih muda bernama Sigala, di dialog ini jg ada beberapa pelajaran mengenai sahabat yang baik dan isi dari "Sigalavada Sutta" dapat diterapkan secara umum oleh siapa aja. ini kutipannya:
Ada empat jenis, duhai kepala keluarga yang muda belia, sahabat-sahabat yang harus dipandang sebagai sahabat berhati tulus:
1. Penolong;
2. Sahabat di waktu senang dan susah;
3. Sahabat yang memberi nasihat yang baik;
4. Sahabat yang simpati.
pertama kali misa pagi barengan di HTMB keluarga KEP 9-01-2011
Atas empat dasar sahabat, seorang penolong harus dipandang sebagai sahabat yang berhati tulus, yaitu:
1. Ia menjaga dirimu sewaktu kamu tidak siap;
2. Ia menjaga milikmu sewaktu engkau lengah;
3. Ia menjadi pelindungmu sewaktu engkau sedang ketakutan;
4. Jika engkau melakukan tugas, ia memberikan bekal dua kali lipat (dari yang kamu perlukan).
Atas empat dasar, sahabat di waktu senang dan susah harus dipandang sebagai sahabat yang berhati tulus, yaitu:
1. ia menceritakan rahasia-rahasia kepadamu;
2. ia tidak menceritakan rahasia itu kepada orang lain
3. didalam kesusahan ia tidak akan meninggalkanmu;
4. untuk membela dirimu, ia bersedia mengorbankan nyawanya.
Atas empat dasar, sahabat yang memberi nasihat apa yang harus engkau lakukan harus dipandang berhati tulus, yaitu:
1. ia mencegah engkau berbuat salah;
2. ia menganjurkan engkau berbuat yang benar
3. ia memberitahukan apa yang belum pernah engkau dengar
4. ia tunjukkan padamu jalan ke surga.
Atas empat dasar, sahabat yang bersimpati harus dipandang berhati tulus:
1. Ia tidak merasa senang atas kesusahanmu;
2. Ia merasa senang akan kejayaanmu;
3. Ia cegah orang lain bicara jelek tentang dirimu;
4. Ia sanjung setiap orang yang memuji dirimu.”
Demikian sabda Sang Bhagava.
Setelah Sang Bhagava bersabda demikian, kemudian Sang Bhagava bersabda pula:
“Sahabat yang menjadi kawan penolong, sahabat pada waktu senang dan susah, sahabat yang memberikan apa yang engkau butuhkan dan ia yang memiliki simpati untuk dirimu. Empat jenis sahabat ini adalah orang bijaksana yang harus dikenal sebagai sahabat dan kepada empat jenis sahabat ini, ia harus menyediakan dirinya bagaikan seorang ibu terhadap anak kandungnya sendiri.
- Beberapa orang mengatakan sahabat baik. Akan tetapi, yang membuktikan dirinya sebagai kawanmu pada waktu bahaya, dialah yang benar-benar boleh dikatakan seorang sahabat.”
Sumber: http://chaoteklee.blog.friendster.com/2009/04/sigalovada-sutta/
Semoga bermanfaat :) Tuhan berkati.
suatu siang di Kebon Raya, Bogor. 4 Januari 2011


