Saat kamu menyayangi seseorang dengan sepihak
atau merasa hubungan maju-mundur tiada ujungnya
dan kamu berpikir untuk mengakhiri saja; dengan arti melupakan dia...
apa kamu bisa kalau setengah hatimu yg lain tak menginginkannya?
sebenarnya saat kamu bilang ingin lupa, hatimu masih menginginkan ia tinggal
karena kamu masih senang mengingatnya, memujanya, mengharapnya
dan saat kamu bilang tak ingin mencarinya, apa hatimu tak merana?
Biarlah .....
cinta mencari apa yg dia inginkan
sampai kamu benar-benar lelah dan tidak menginginkannya...
memaksakan diri untuk lupa sama saja menyiksa dua kali lipat
majulah sampai kamu benar-benar capek
karena saat mengejar seseorang, "capek"nya itu kadang buat kangen
Hmmmm...
bicara ttg cinta
tak perlu kamu menghilangkan dia dalam ingatan
karena selama kamu ingin
dia masih terus di sana, ada dalam bagian hatimu
dan saat menemukan orang lain yg mungkin bisa menggantinya..
tanpa dipaksa pun dia akan hilang secara perlahan
"Bersyukurlah saat kamu masih bisa mencintai orang lain. ketiadaan cinta lebih menyakitkan daripada patah hati." Selama bisa berharap dan bermimpi, tak ada kata "menyerah"


