Tampilkan postingan dengan label Love Cold. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love Cold. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Januari 2010

"Gue tambah cinta kalo seandainya...."



Ngomong-ngomong soal syarat, berapa byk syarat yg pernah kita berikan ke org2 utk mendapatkan apa yg kita inginkan?

"Oke ma, aku mau nyuci baju, ngepel, sekalian cuci piring tapi duit jajan naekin 50% persen."
"Lo boleh kok pinjem laptop gue, tapi sekalian kerjain tugas gue yaa!"
"Aku tambah sayang sama kamu kalo kamu beliin aku berlian."
atau "Aku bakal tambah cinta loh ama kamu seandainya aja kamu tambah romantis."

Memberi syarat boleh saja asalkan untuk kebaikan org yg bersangkutan bukan utk kepentingan kita sendiri. apalagi dalam mencintai, seringkali kita ingin memberikan cinta asal pasangan memberikan yg kita harapkan darinya. Bukan mencintai dia apa adanya, tidak lagi melihat dia sebagai orang yg kita pilih dan uniknya dia tapi membentuknya menjadi menurut syarat kita.

Karena ngga semua hal pantas kita paksain ama pasangan dan harus dipenuhinya. Saat mengajukan syarat, kita memberikan tuntutan yg harus dipenuhi oleh dia dan itu bearti bukan memberi kebahagiaan kepada pasangan, melainkan memberi beban. Gue baca love cold baru ampe bab 2 dan di sana gue nemuin byk hal yg buat gue sadar. Kalo udah selesai baca, gue harus lapor Mbak Ver, "Mbak, bukunya mantep!" Gue jg bersyukur gue beli tuh buku bareng si dia..hahaha.. jd gue bisa sama2 belajar bagaimana memahami satu sama lain.

Selama ini udah banyak syarat yg mungkin keluar langsung dari mulut gue atau tanpa sadar gue udah membuat tuntutan sekian byk sampe akhirnya orang itu merasa lelah. Padahal kalo mau mencintai menurut mbak ver, "kita cinta karena dia adalah dia dengan segala yg dia lakukan dan tampilkan." (hal 62) buruan beli bukunya, hehehe.. :)

Satu lagi, cinta bersyarat lama kelamaan akan membuat pasangan atau siapa pun itu merasa lelah dan akhirnya berhenti mencintai kita karena merasa tak sanggup memenuhi syarat yang kita tujukan padanya. Jng sampai pada akhirnya menimbulkan episode cinta "love cold"

"Kasihilah, cintailah tanpa syarat seperti ibu yg selalu melimpahkan semua tanpa batas."

(Jadi inget awal gue terinspirasi dari "kepiting saos padang masakan nyokap". Sungguh mantep bukan cuma rasanya tp seringkali nyokap bukain bagian capitnya yg keras en gue tinggal makan isinya. Nah di meja makan gue jd membayangkan cinta tanpa syaratnya en gue hubungin ama buku mbak ver yg baru gue baca.. hehehe) ^^